Deteksi Gangguan Kesehatan Melalui 8 Kondisi Kaki

Perubahan pada kulit, kuku, dan bagaimana kamu merasakan kaki bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang serius.

Karenanya, tak heran apabila pengobatan alternatif pijat refleksi maupun akupuntur banyak berpusat pada kaki.

Cek Kesehatan Melalui Kondisi Kaki

Deteksi Gangguan Kesehatan Melalui Kondisi Kaki
Image via pixabay.com

Berikut sejumlah tanda gangguan kesehatan yang bisa dilihat dari kondisi kaki yang seharusnya tidak diabaikan.

1. Kaki terasa dingin

Bila jari-jari kaki kamu selalu terasa dingin, bisa jadi itu merupakan tanda buruknya peredaran darah dalam tubuh kamu.

Masalah seperti ini (peredaran darah) biasanya memiliki hubungan yang cukup erat dengan kebiasaan merokok, memiliki tekanan darah tinggi, ataupun penyakit jantung.

Selain itu, kaki terasa dingin juga bisa saja karena kerusakan saraf akibat diabetes. Kemungkinan lainnya ialah gangguan hipotiroidisme dan anemia.

Hipotiroidisme berarti kelenjar tiroid kurang aktif dan gagal untuk mencukupi kebutuhan hormon. Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon untuk mengatur proses metabolisme, termasuk pertumbuhan dan pengeluaran energi.

Penyebab paling umum dari hipotiroidisme primer adalah kondisi autoimun penyakit Hashimoto. Pengobatan dengan penggantian hormon seumur hidup dengan tablet tiroksin

kliksma.com

2. Kaki terasa nyeri

Jika kamu seringkali merasakan rasa nyeri pada bagian kaki dan berlangsung secara terus menerus meskipun sudah memakai alas kaki yang nyaman dipakai.

Bisa jadi rasa nyeri yang kamu rasakan tersebut akibat dari keretakan pada tulang kaki. Hal tersebut bisa saja terjadi jika kamu terlalu intens berolahraga, terutama olahraga yang banyak menggunakan kaki.

Misalnya saja seperti bola basket atau bisa juga lari jarak jauh yang tentunya mengharuskan kaki menghentak kuat. Selain itu, resiko retaknya tulang juga bisa terjadi apabila tulang mulai melemah akibat osteoporosis.

3. Terasa nyeri pada tumit

Penyebab sakit tumit yang paling umum ialah plantar fasciitis, peradangan pada ligamen panjang yang melekat di tulang tumit.

Plantar fasciitis adalah penyebab paling umum dari nyeri tumit. Plantar fascia adalah jaringan flat band (ligamen) yang menghubungkan tulang tumit ke jari kaki kamu. Plantar fascia mendukung kelengkungan kaki kamu.

Jika plantar fascia kamu bermasalah, maka akan mengakibatkan plantar fascia melemah, membengkak, dan iritasi (meradang). Hal ini menyebabkan tumit atau telapak kaki kamu sakit ketika berdiri atau berjalan.

Plantar fasciitis ini umum terjadi pada orang setengah baya. Hal ini juga dapat terjadi pada orang muda yang banyak berdiri, seperti atlet atau tentara. Plantar fasciitis dapat terjadi pada satu kaki atau kedua kaki.

Plantar fasciitis lebih mungkin terjadi jika:
  • Kaki memutar ke dalam terlalu banyak ketika berjalan (pronasi berlebihan)
  • Memiliki kelengkungan kaki yang tinggi atau kaki datar
  • Berjalan, berdiri, atau berjalan dalam jangka waktu yang lama, terutama di permukaan yang keras
  • Kelebihan berat badan
  • Memakai sepatu yang tidak sesuai atau sudah usang
  • Memiliki tendon Achilles atau otot betis yang kencang
dokita.co

Nyeri yang paling tajam mungkin terasa saat kamu bangun tidur dan menaruh kaki di lantai. Penyebab lainnya bisa jadi artritis, olahraga berlebihan, sepatu tidak pas, serta tendonitis.

4. Kaki tampak bengkak

Hal ini biasanya merupakan kondisi sementara akibat dari berdiri atau duduk terlalu lama — terutama bagi wanita yang sedang hamil.

Namun bila ternyata kaki tampak bengkak dalam waktu yang lama, bisa jadi ini merupakan tanda bahaya terkait dengan peredaran darah yang buruk, masalah dengan sistem limfatik, atau darah beku.

Selain itu, gangguan ginjal atau masalah tiroid juga diketahui bisa menyebabkan pembengkakan.

5. Sensasi terbakar pada kaki

Bagi penderita diabetes dengan kerusakan pada sistem saraf perifer, sensasi terbakar pada kaki merupakan hal yang umum di alami.

Sistem saraf perifer adalah bagian sistem saraf yang terdiri dari sel-sel yang membawa informasi ke (sel saraf sensorik) dan dari (sel saraf motorik) sistem saraf pusat (SSP).

Sel-sel sistem saraf sensorik mengirim informasi ke SSP dari organ-organ internal atau dari rangsangan eksternal. Sel-sel sistem saraf motorik membawa informasi dari SSP ke organ, otot, dan kelenjar.

Saraf perifer meliputi 12 saraf kranial, saraf tulang belakang, dan saraf otonom yang mengatur otot jantung, otot-otot di dinding pembuluh darah, dan kelenjar

kamuskesehatan.com

Kemungkinan lainnya disebabkan oleh kekuragan vitamin B, penyakit kaki atlit, penyakit ginjal kronis, peredaran darah yang buruk, atau hipotiroidisme.

6. Luka pada kaki yang tak kunjung sembuh

Ini merupakan tanda bahaya utama dari diabetes. Diabetes bisa merusak peredaran darah dan proses penyembuhan luka, jadi bahkan luka lepuh kecil pun bisa sangat membahayakan. Luka yang lama sembuh juga bisa disebabkan oleh penyakit pembuluh darah arteri periferal.

Penyakit arteri perifer adalah masalah sirkulasi dimana penyempitan arteri yang terjadi mengurangi aliran darah ke kaki.

Ketika mengembangkan penyakit arteri perifer (PAD), ekstrimitas – biasanya bagian kaki – tidak menerima aliran darah yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Hal ini menyebabkan gejala nyeri kaki terutama ketika berjalan (kaludikasio intermiten). Penyakit arteri perifer juga mungkin menjadi tanda akumulasi berlanjut dari deposito lemak di arteri (aterosklerosis).

Kondisi ini dapat mengurangi aliran darah ke jantung dan otak, serta kaki

DokterDigital.com

7. Kaki terasa sakit pada bagian jempol kaki

Encok adalah penyebab utama dari nyeri mendadak pada sendi jempol kaki yang disertai pembengkakan dan kemerahan. Pelaku lainnya ialah osteoartritis.

Osteoartritis (OA) adalah peradangan sendi yang menyebabkan nyeri, pembengkakan dan gerakan berkurang pada sendi kamu.

Semua sendi dapat terpengaruh oleh OA, tetapi terutama persendian pada tangan, lutut, pinggul atau tulang belakang.

OA adalah bentuk paling umum dari artritis yang disebabkan oleh pecahnya tulang rawan di sendi kamu.

Tulang rawan adalah jaringan licin yang menutupi ujung tulang pada sendi. Tulang rawan yang sehat berperan sebagai peredam kejut gerakan.

Bila kamu kehilangan tulang rawan, tulang-tulang kamu bergesekan. Seiring waktu, gesekan ini secara permanen dapat merusak sendi.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan osteoartritis termasuk:
  • kelebihan berat badan
  • penuaan
  • cedera
Perawatan yang dapat mengurangi rasa sakit osteoarthritis dan meningkatkan fungsi sendi termasuk olahraga, kontrol berat badan, istirahat, penghilang rasa sakit, terapi alternatif dan operasi

kamuskesehatan.com

Apabila sendi jempol terasa kaku, kemungkinan itu adalah hallux rigidus—komplikasi artritis akibat tumbuh tulang tambahan.

8. Kaki terasa gatal

Apabila kulit kaki terasa gatal dan mengelupas, bisa jadi hal tersebut dikarenakan oleh infeksi jamur kaki. Kondisi serupa juga bisa jadi akibat dari reaksi bahan kimia atau produk perawatan kulit yang tidak cocok atau mengandung bahan yang berbahaya sehingga menimbulkan rasa gatal, kemerahan, dan sisik-sisik kering di kulit.

Apabila kulit kaki menjadi tebal dan membentuk seperti jerawat, ini bisa jadi psoriasis yang merupakan salah satu bentuk kelainan akibat gangguan sistem daya tahan tubuh dengan gejala utama pada kulit.

Psoriasis berasal dari kata Yunani yang berarti penyakit gatal-gatal. Penyakit tidak menular ini ditandai oleh lesi peradangan yang ditutupi dengan keropeng putih perak dari kulit mati.

Psoriasis disebabkan sel-sel kulit menua dalam waktu kurang dari seminggu. Karena tubuh tidak dapat melepaskan kulit tua secepat sel-sel baru meningkat ke permukaan, pengelupasan kulit mati menimbulkan keropeng yang berkembang di lengan, punggung, dada, siku, kaki, kuku, lipatan antara pantat, dan kulit kepala.

Psoriasis sedikit lebih umum pada wanita dibandingkan pada pria. Meskipun penyakit ini dapat berkembang setiap saat, 10-15% dari semua kasus yang didiagnosis pada anak di bawah 10, dan usia rata-rata pada awal gejala adalah 28.

Psoriasis lebih umum terjadi pada orang yang berkulit putih dan sangat jarang terjadi pada orang yang berkulit gelap.

Psoriasis dianggap ringan jika mempengaruhi kurang dari 5% dari permukaan tubuh, moderat, jika 5-30% dari kulit yang terlibat, dan parah, jika penyakit memengaruhi lebih dari 30% dari permukaan tubuh — kamuskesehatan.com


Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan, salah satunya dari kondisi kaki. Meski begitu, ada baiknya jika tidak menerka-nerka kondisi kesehatan kamu saat ini hanya dengan berdasarkan kepada pengamatan sendiri.

Namun, apabila merasa ada yang aneh atau tidak biasa dengan kondisi kaki kamu saat ini, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mengetahui apa penyebab sebenarnya dari keanehan tersebut.
Tambahkan Komentar